Satu fakta yang diungkapkan dalam buku itu adalah berlakunya "Sigmoid Curve" yang mirip dengan huruf S yang diputar 90 derajad searah jarum jam. Kurva ini menggambarkan perjalanan hidup, karir dan juga bisnis yang lazim terjadi. Klo dilihat ada titik terbawah dan titik tertinggi. Nah, effort yang terbesar diperlukan untuk mengangkat dari ttk bawah ke ttk atas. Begitu mencapai puncak, ada kecenderungan orang, organisasi atau perusahaan akan menjadi terlena, terpesona dan terbuai dengan kesenangan, kenikmatan dan --mungkin--segala fasilitas yang ada ketika berada dalam posisi itu...Nah, selanutnya bisa ditebak. Setelah puncak, pasti akan kembali menurun (lihat kurva tersebut), maka hali tu juga yang akan mulai menghinggapi orang atau perusahaan yang juga tengah meluncur drastis. Ambil lah beberapa contoh: Kodak dimasa jayanya memproduksi kamera analog, dan akhirnya mulai terkejut ketika kemudian banyak pemain-pemain baru di bisnis ini yang akhirnya membuat market share kodak turun. Begitu juga dengan Xerox, yang jaya dengan memproduksi dan menjual mesin foto kopi yang berukuran "besar". Ketika berada di atas dan kemudian muncul pemain baru yang memproduksi mesin fotokopi "compact" ala Canon, Xerox berfikiran bahwa hal ini tidak akan menggangu bisnis mereka. Hasilnya bisa dilihat, Canon cukup merajai bisnis mesin fotokopi compact yang bukan saja diminati kalangan retail,namun juga pebisnis...
Contoh yang lebih jelas lagi adalah AS. Ketika peristiwa 911 (11 September 2001) terjadi, dan kemudian mereka jadi gagap dan membuat statement yang mengarahkan kepada "teroris", sebenarnya hal ini pernah diprediksi sebelumnya, bahwa masa dan dinasti kedigdayaan negara adi kuasa--AS, sudah hampir habis. Mereka sudah melewati mas puncaknya dan secara alami dan sunnatullah, akan segera meluncur turun....Kita bisa lihat upaya mereka (bangsa AS) untuk kemudian mengembalikan dan merebut kembali posisi nomor satu. (ga perlu disebutkan disini kan?..). Yang patut menjadi analisis adalah apakah usaha untuk "naik kembali" itu akan sama dengan usaha untuk "meraih puncak" di awal-awal dulu?....
Jawabannya semoga bisa aku tulis di postingan selanjutnya...Lengkap dengan "second sigmoid curve", comfort zone dan uncomfort zone dalam curve itu...

No comments:
Post a Comment