July 06, 2005

Tombo Ati...

Tombo Ati

Tombo ati iku lima perkarane
Kaping pisan maca qur’an sak maknane
Kaping pindo solat wengi lakonono
Kaping telu wong kang soleh kumpulana
Kaping papat, iku weteng ingkang luwe
Kaping lima, dzikir wengi ingkang suwe
Salah sakwijine sapa bisa ngelakoni
Mugi-mugi gusti Allah nyembadani

Obat Hati

Obat hati itu lima perkaranya
Yang pertama baca qu’an dan maknanya
Yang kedua, solat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang soleh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perpanjanglah
Salah satunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Allah ta’ala mencukupi

July 04, 2005

Change!!!...(2)

Life beyond the sigmoid curve..
>>i'll try to use an english right now. just wanna try to be a global-person<<

Oke, I’ll continue my expnanation on sigmoid curve. Sigmoid curve is the S-shaped curve, rotate 90 degree clockwise. This curve describe from product life cycle, corporate life cycles. It describes the rise and fall of a nation, a regime and even a dynasty. And for the human being, it could be also describes their journey of life.

The point is, we will found ourself as a starter, start the journey; got some mistakes as an important experience, and then we move and grow very quickly and suddetly we reached the top…apparently, people acutely unaware when there’re on the top, there would be a moment to wane, became smaller and goes down. When this moment came, it’s quite difficult to go up and jump into next wave (curve). Why?…because we had to start all over again and this could need a real massive effort to bring that again.

So, how to solve this cisrcumstances? The answer is, we should jump to the next wave before we start decreasing. Yup, it always difficult to change and jumpt to a brand new environment. There’ll be a transition between first and second wave, called discomfort zone. It’s a zone where we start to jump to second wave and we feel very uncomfort and maybe unsure, not because we’re not sure with the decision, instead it’s because of the change itself.

Is it a must to change?…’Till now I do believe this “Change or be chaged”. Easy to say but—I believe—quite difficult to do and implement in our life. Some reasons maybe can give a strong inspiration and motivation in a changing mission
1. Change is an evidence of life
Make a simple analogy. A good river is when the water flows away to other places. When it’s stuck, there’ll be very little organism and fishes living there, besides it could bring a disease for human being living near there.
So, it means that make a change is just like a life it self. The only immortal thing in our world is change…
Everything change, so we should change as well…

2. Change gives a new hope
Let’s flash back to 1998. There’s a great moment called reformation. It’s definitely a big change from an orndinary into extraordinary. It’s true that reformation also bring some unsure, or unclear, future. But, in my opinion, change, in term of eagerness, is a brave decision and it when the decision was taken, the mission must be finished till the end…of course to get a better, brighter, greater and more useful situation.

3. Existence depends on ability to adapt, not only how strong we are.
Formerly, when someone get into a new environment, he or she will be in tune when he/she is an easy going person, well adapted person precisely. So, it’s up to you then whether you’ll change and adapat to a brand new environment or you make your own wave.

July 01, 2005

Change!!!...(1)

Change adalah buku terbaru yang aku beli. Karangan pak Rhenal Kasali yang pernah terkenal dengan acara Bincan Bisnis (Solusi). Buku ini bikin aku penasaran karena sang penulis sendiri bilang kalo buku ini adalah buku terlama yang pernah dia tulis, selain tentu saja fakta bahwa buku yang diterbitkan atas namanya tidak pernah "kacangan", alias berdasarkan riset dan analisa yang tajam...


Satu fakta yang diungkapkan dalam buku itu adalah berlakunya "Sigmoid Curve" yang mirip dengan huruf S yang diputar 90 derajad searah jarum jam. Kurva ini menggambarkan perjalanan hidup, karir dan juga bisnis yang lazim terjadi. Klo dilihat ada titik terbawah dan titik tertinggi. Nah, effort yang terbesar diperlukan untuk mengangkat dari ttk bawah ke ttk atas. Begitu mencapai puncak, ada kecenderungan orang, organisasi atau perusahaan akan menjadi terlena, terpesona dan terbuai dengan kesenangan, kenikmatan dan --mungkin--segala fasilitas yang ada ketika berada dalam posisi itu...

Nah, selanutnya bisa ditebak. Setelah puncak, pasti akan kembali menurun (lihat kurva tersebut), maka hali tu juga yang akan mulai menghinggapi orang atau perusahaan yang juga tengah meluncur drastis. Ambil lah beberapa contoh: Kodak dimasa jayanya memproduksi kamera analog, dan akhirnya mulai terkejut ketika kemudian banyak pemain-pemain baru di bisnis ini yang akhirnya membuat market share kodak turun. Begitu juga dengan Xerox, yang jaya dengan memproduksi dan menjual mesin foto kopi yang berukuran "besar". Ketika berada di atas dan kemudian muncul pemain baru yang memproduksi mesin fotokopi "compact" ala Canon, Xerox berfikiran bahwa hal ini tidak akan menggangu bisnis mereka. Hasilnya bisa dilihat, Canon cukup merajai bisnis mesin fotokopi compact yang bukan saja diminati kalangan retail,namun juga pebisnis...

Contoh yang lebih jelas lagi adalah AS. Ketika peristiwa 911 (11 September 2001) terjadi, dan kemudian mereka jadi gagap dan membuat statement yang mengarahkan kepada "teroris", sebenarnya hal ini pernah diprediksi sebelumnya, bahwa masa dan dinasti kedigdayaan negara adi kuasa--AS, sudah hampir habis. Mereka sudah melewati mas puncaknya dan secara alami dan sunnatullah, akan segera meluncur turun....Kita bisa lihat upaya mereka (bangsa AS) untuk kemudian mengembalikan dan merebut kembali posisi nomor satu. (ga perlu disebutkan disini kan?..). Yang patut menjadi analisis adalah apakah usaha untuk "naik kembali" itu akan sama dengan usaha untuk "meraih puncak" di awal-awal dulu?....

Jawabannya semoga bisa aku tulis di postingan selanjutnya...Lengkap dengan "second sigmoid curve", comfort zone dan uncomfort zone dalam curve itu...