May 26, 2005

long life learning, hopefully...

Kemarin pas naik kopaja, waktu itu lagi ada yang ngamen, kali ini yang beraksi adalah dua orang gadis kecil ditambah dengan satu orang balita (atau batita malahan). Aku memang sudah menyiapkan “uang kecil”, “uang receh” alias “uang sisa” untuk diberikan kepada para seniman jalanan atau apapun itu

Kebetulan wakti itu disampingku ada seorang penjual peralatan perempuan macam kayak karet, jepit rambut, mash banyak lagi..aku ga tau namanya. Nah, ceritanya begini..

Pas aku dah mau masukin uang 500 perak ke amplop yang disebarin ama salah seorang gadis pengamen, aku iseng2 melirik ke orang itu (pedagang)…Aku penasaran, soalnya sepertinya dia sudah siap memasukkan uang juga kedalam amplop yang dia terima. Terkejutnya aku…dia masukkan uang 1000 perak…Aku bukan terkejut karena dia memberi 1000. Tapi aku terkesiap karena aku—yang notabene masih bisa hidup enak, makan kecukupan, kerja di kantoran, tidur ga kepanasan, dst—“Cuma” memberi 500, dan dia yang mungkin untung yang didapat dari setiap penjualan barang paling “Cuma” beberapa ratus perak saja dengan ikhlas memberi 1000….

Reaksiku yang pertama tentu saja terkejut, abis itu aku istighfar…Aku pengen nambah infak 1000 perak lagi, tapi kemudian aku teringat kisah Ali. Dia ga mau membunuh musuhnya yang sengaja membuatnya marah. Dia ga ingin niatnya membunuh karena marah dan bukan karena ALLAH. Itu juga yang mendasari aksiku hari itu, aku istigfar, aku malu dan aku merasa sangat rendah waktu itu…Sebuah pertanda bahwa aku bukan siapa-siapa, aku ga boleh somboong. Sangat mungkin dan bisa jadi waktu itu aku kemudian akan bereaksi dengan memberi infak 5000, tapi aku yakin nilainya akan lebih besar pedagang tadi…Aku? Sudah perlu dipertanyakan keikhlasannya.

Ya…begitulah satu penggal kisah yang kualami ketika aku berada di bus kota. Aku jadi merasa beruntung bahwa ternyata ALLAH masih mencintaui aku ,buktinya aku dikasi pelajaran dengan hal-hal yang begitu…Sederhana, simpel dan mungkin nilai (materiil) nya tidak seberapa. Tapi…aku merasakan satu gejolak dan perasaan yang sangat mendalam. Mudah2 an aku bisa menjadi lebih baik lagi….